BERI ARAHAN : Rektor UBL memberikan arahan dan penjelasan terkait upaya peningkatan penelitian para dosen, dalam sesi workshop pembekalan dosen di Auditorium Kampus Pascasarjana Dra.Hj. Sri Hayati Barusman UBL, Selasa (7/3/2018). (Dok Foto BMHK UBL)
BERI ARAHAN : Rektor UBL memberikan arahan dan penjelasan terkait upaya peningkatan penelitian para dosen, dalam sesi workshop pembekalan dosen di Auditorium Kampus Pascasarjana Dra.Hj. Sri Hayati Barusman UBL, Selasa (7/3/2018). (Dok Foto BMHK UBL)

BANDARLAMPUNG – Peningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dosen yang sebagai salah satu tugas pokok implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi terutama dalam bidang penelitian dan pengembangan diaplikasikan dengan terealisasi pencapaian dosen UBL memperoleh 41 hibah proposal penelitian dari Kementrian Riset Teknologi Dan PendidikanTinggi (Kemenristekdikti) 2018. Penelitian-penelitian tersebut seperti empat penelitian dosen pemula (PDP), empat penelitian strategis nasional institusi (PSNI), sepuluh penelitian desa unggulan perguruantinggi (PDUPT), dua belas penelitian terapan unggulan perguruan tinggi (PTUPT), sembilan penelitian kerjasama antar perguruan tinggi (PKPT), satu penelitian pasca doktor (PASDOK), dan satu penelitian pengabdian masyarakat (PPDM). Demikian ungkap Wakil Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bandar Lampung (UBL) Drs. Soewito, M.M., disela sesi workshop pembekalan dosen di Auditorium Kampus Pascasarjana Dra.Hj. Sri Hayati Barusman, Selasa (07/03/2018) lalu.

Soewito menjelaskan hibah proposal penelitian yang didapatkan para dosen UBL tiga tahun terakhir yang didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemenristekdikti sebanyak 126 proposal dengan dana yang terserap sebesar kurang lebih lima miliar rupiah. Selain itu, LPPM UBL yang berstatus Madya berpengaruh pada anggaran dana yang disediakan Kemenristekdikti senilai lima hingga delapan miliar rupiah.“Dengan jumlah ini UBL menjadi kampus yang terbanyak mendapatkan proposal hibah penelitian tidak hanya di Lampung tetapi hingga di Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah II,” Ucapnya.

Menyikapi prestasi ini, Rektor UBL Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, MBA., memberikan pesan dengan menyerukan agar para dosen UBL tidak terlena. Pasalnya, Rektor menilai penelitian dapat menjadi kunci pendukung pengembangan pengajaran diinternal dan pengabdian masyarakat dieksternal kampus. “Selain itu, klaster dan hilirisasi penelitian (dosen UBL) harus sesuai dengan program Kemenristekdikti, dalam mendorog penelitian dengan azas kualitas,kuantitas dan kemanfaatan termasuk terus ditingkatkan publikasinya di level nasional dan internasional. Karena hasil penelitian dosen menjadi acuan, referensi dan bahan ajar bagi mahasiswa sedangkan untuk pengabdian, penelitian dimanfaatkan membantu permasalahan masyarakat dan teraplikasikan untuk pembangunan daerah. Untuk itu, kami (rektorat UBL) selalu mendorong keseriusan dosen meneliti, dengan orientasi scopus baik jurnal, artikel maupun prosiding,” Pungkas Rektor. (BMHKRTS)

iklan